Sajikan Kebenaran yang Beradab, Bukan Biadab!

20170926_111312

Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Masih inget kalimat diatas itu apa? Yaktul! Sila ke 5 Pancasila! Kalo ini :

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Yakpinteeerrr kakak! Yang ini Sila ke 2 Pancasila yaaa jangan kebalik lho! Balik aja ke SD sana kalo sampe kebalik.

Itu sedikit pengingat aja sih betapa negara kita dari awal berdiri sangat peduli dengan nasib keadilan sosial dan kemanusiaan kita. Bagaimana kita bertindak, bersikap, baik pada diri sendiri maupun kepada orang lain sangat mempengaruhi lingkungan sekitar. Tinggal pengaruh apa nih yang akan kita tularkan. Positif kah? Negatif kah? Jika positif pertahankanlah karena artinya sudah cukup dewasa menjadi warga negara. Jika belum ya mari bertobatlah karena setiap apa yang kita lakukan pasti akan kembali kepada diri kita sendiri maupun keturunan-keturunan kita.

Weleh malah ceramah.

Bener kan tapi? Ya lihat aja mulai dari aktivitas terdekat sehari-hari kita: online. Berapa banyak kamu jumpai berita? Dan berapa banyak berita yang melanggar kode etik jurnalistik kayaknya udah meracuni separuh lebih dari otakmu and then kamu tularin ke tetanggamu waktu nggosip terus ke anakmu, anaknya tetanggamu, anaknya anakmu, ya gitu terus sampe kiamat? Hei apa ga sadar? Itu berita valid gak? Berita hoax bukan? Kebencian bukan? Bikin emosi gak? Kayaknya pertanyaan ini ga mempan buat yang udah teracuni drama soalnya kebiasaan perasaannya diombang-ambing sama peristiwa yang sebenernya gak masuk akal. And then dampak-dampak lain yang lebih kompleks. Yakali yang bikin berita hoax dapet duit banyaaakkkk sedangkan elu yang baca? Ahaayy boro-boro dapet duit, emosi atau bahkan berantem yaiya, babak belur deh luar dalem, duuuh… MALES KELES!

Istighfar kuy.

Nah dari keprihatinan ini, kini insan media sudah bersinergi dan berkomitmen untuk memberantas berita hoax dan negatif, memeranginya dengan berita-berita baik yang bisa membuat hidupmu lebih indah dan masa depanmu lebih baik.

20170926_095236

Ikatan Wartawan Online (IWO) Jawa Tengah hari Selasa, 26 September 2017 baru saja dilantik dan dilanjutkan dengan seminar bertema ”Menyoal Konten Hoax dalam Berita Viral”. Narasumber dari Direskrimsus Polda Jateng, Kombes Pol Lukas Akbar Abriari, Ketua Peradi Kota Semarang, Yosep Parera, Komunitas Anti Hoax Indonesia, Septiadi Eko Nugroho, Triyono Lukmantoro (Dosen Komunijasi Undip), Jodi Yudhono Ketua umum IWO yang di pandu oleh Dewan Etik IWO provinsi Jateng Edi Prayitno.

Bersyukur sekali bisa hadir di hari bersejarah ini karena dihadiri banyak  pejabat media di Indonesia. Dengan dilantiknya IWO, harapannya IWO dapat menjadi pionir berita baik dan pemberantas berita hoax & negatif.

“Jika para wartawan online ini menemukan berita hoax, mereka harus berani masuk untuk memberi komentar berupa klarifikasi berita yang benar seperti apa. Sehingga menjadi pionir untuk menjaga kebenaran suatu berita. Hal ini juga butuh kerjasama yang baik dari masyarakat” kata Triyono Lukmanto, Pakar Komunikasi Undip.

Bapak Triyono juga menuturkan bahwa berita hoax sudah ada sejak tahun 1800-an dan bahkan sejak kita dilingkungan keluarga, contoh kecilnya adalah ketika kita melarang anak kita, “nak jangan keluar, diluar ada setan”, padahal diluar tidak ada setan, nah itu adalah salah satu contoh kecil fatal yang mengajarkan anak menjadi seorang penipu. Kemudian hoax itu ada berbagai macam seperti prank untuk humor, namun berbahaya bila sudah bersinggungan dengan SARA dan kepentingan suatu golongan, hal ini mulai muncul banyak di tahun 2016 dalam bentuk berita kebencian, black campaign dan latar belakang kepentingan politik lainnya. Ini jelas sangat berbahaya karena orang akan membaca sesuai dengan apa yang mereka suka. Entah benar atau salah. Entah valid atau tidak sumbernya.

Dan yang paling saya terkagum-kagum adalah nasehat dari Bapak Yoseph Parera yang menghimbau agar para wartawan melalui ‘4 Tangga’ Pertimbangan sebelum menyebarkan berita:

1. BERTANYA. Apakah berita memiliki sumber yang valid dan dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya dan apakah berita memiliki dasar hukum yang kuat. Jangan sampai berita yang kita sampaikan mengandung pelanggaran hukum.

2. PERLU atau TIDAK untuk ditayangkan kepada masyarakat majemuk.

3. BAIK atau BURUK kah berita ini

4. BAIK UNTUK SIAPA? Baik untuk masyarakat umum atau hanya baik untuk diri sendiri kah?

20170926_111623

“Jika wartawan menyebar berita tidak benar hanya untuk alasan finansial, maka integritas wartawan tersebut NIHIL!” tutur Pak Yoseph dengan sangat tegas.

Indonesia bukan milik anak tunggal, bukan milik satu golongan, bukan milik satu orang, bukan milik satu suku. Tapi milik SEMUA YANG TINGGAL yang sah secara hukum. Lawan semua hal yang bersifat adu domba sedini mungkin daripada pada akhirnya kita menghadapi KEHANCURAN yang besar. Maka sajikanlah setiap kita, tak hanya kalangan wartawan saja tapi SEMUA NETIZEN: Kebenaran yang beradab, bukan yang biadab!

Untuk mengetahui jajaran pengurus IWO Jateng periode 2017 – 2022 klik disini.

”Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia harus kita perjuangkan bersama,” kata Ketua Umum IWO Jodi Yudhono.

Gimana? Udah cukup tergerak belum buat mencegah racun hoax? Okay kalo belum mungkin saya harus meracunimu di artikel selanjutnya! See you!

 

 

Advertisements

2 thoughts on “Sajikan Kebenaran yang Beradab, Bukan Biadab!

Add yours

  1. Postingan yang menarik kak Ochabi…

    kenyataanya memang beberapa oknum wartawan dan media informasi menjual integritas mereka guna mendapatkan tambahan finansial, apalagi mereka adalah senjata politik yang efektif.
    kalau dilihat dari segi bisnis dan politik, hal ini pun merupakan hal yang sah sah saja digunakan. Namun mengingat mereka merupakan media dan sarana informasi yang memiliki ketentuan dan hak untuk membagikan berita, para konsumen informasi diwajibkan untuk memfilter informasi yang mereka dapatkan agar tak mudah terpengaruh oleh informasi dan berita palsu a.k.a Hoax.

    Semoga warga indonesia mampu memerangi berita Hoax dengan bacaan dan informasi yang kak Ochabi buat ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: